Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Writing Project’ Category

Mungkin banyak sekali orang-orang yang sudah pernah berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Terutama bagi yang bermukim di pulau jawa, setidaknya mereka sudah pernah mampir sekalipun hanya sempat untuk mencicipi gudeg, masakan khas dari Jogja ataupun sekedar berfoto ria di jalan Malioboro, salah satu ruas jalan yang terkenal disana.

Saya sendiri sangat mengagumi Jogja. Banyak hal yang membuat saya ingin segera kembali mengunjungi kota ini. Bangunan-bangunan bersejarahnya terutama keraton Yogyakarta, wisata kuliner yang menawarkan banyak sekali makanan unik dan mungkin jarang ditemui di kota-kota lainnya, batik-batik dengan berbagai macam motif dan rupa. Yang tidak terlupakan terutama adalah suasana yang kental dengan Jawa, keramahan penduduknya, dan betapa banyaknya seniman dan pemusik yang kreatif disana.

Tidak jarang juga Jogja dijadikan salah satu tujuan kota untuk berbulan madu bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah. Banyak sekali tempat yang bisa dijadikan momen untuk selalu dikenang di kemudian hari. Karenanya berikut saya rekomendasikan tempat-tempat indah dan berkesan yang harus dikunjungi khususnya untuk pasangan yang sedang berbulan madu.

Candi Prambanan

1. Candi Prambanan

Sebagai salah satu kawasan candi hindu terbesar di Indonesia, memiliki hiasan relief yang diukir mengelilingi candi yang menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana. Tentunya mengabadikan diri dan pasangan dalam bentuk foto akan sangat indah. Lokasi candi ini berkisar 17 km dari pusat kota Jogja.

Pantai Parangtritis

2. Pantai Parangtritis

Berada di tepi Samudra Hindia sehingga ombak dan arusnya cukup besar dan kuat. Disekitar pantainya terdapat bukit pasir yang disebut gumuk. Menikmati sunset akan sangat romantis di pantai ini. Lokasinya berada sekitar 25 km di selatan pusat kota Jogja.

Malioboro_Street,_Yogyakarta

3. Jalan Malioboro

Berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga. Jalan Malioboro terkenal karena menawarkan wisata belanja dan wisata kuliner yang tiada habisnya. Terutama di malam hari, banyak sekali para penjaja makanan lesehan di sepanjang jalan ini. Para wisatawan juga dihibur oleh banyaknya seniman dan pemusik asli dengan khas Jogja, berikut pada kostumnya, alat musik tradisionalnya maupun tembang yang dibawakan. Sungguh mengesankan.

Keraton Yogyakarta

4. Keraton Yogyakarta

Merupakan sebuah bangunan bersejarah kesultanan Yogyakarta yang masih ditinggali oleh Sultan dan keluarganya hingga saat ini. Selain menikmati indahnya arsitektur kuno, dapat juga berkunjung ke museum dengan koleksi-koleksi kesultanan Yogyakarta yang sebagian merupakan hadiah dari Raja Eropa. Beberapa tempat tidak diperbolehkan untuk difoto, namun cerita asal mulanya dapat membuat kita seakan menyelami sejarah.

Candi Borobudur

5. Candi Borobudur

Selain merupakan sebuah candi Budha terbesar di dunia juga memiliki relief dan patung Budha terbanyak di dunia. Momen berfoto dengan pemandangan yang sangat indah tidak boleh dilupakan disini. Lokasinya berada di sekitar 40 km dari Jogja.

Istana Air Taman Sari

6. Istana Air Taman Sari

Dahulunya merupakan sebuah tempat rekreasi dan meditasi bagi keluarga kerajaan Yogyakarta. Selain itu, juga berfungsi sebagai benteng pertahanan ketika musuh datang menyerang. Tempat ini juga romantis untuk didatangi karena udaranya yang sejuk dan banyak kolam buatan disertai dengan wangi bunga disekitarnya.

Pasar Beringharjo

7. Pasar Beringharjo

Banyak sekali batik dengan segala motif dan rupa yang dapat ditemui. Tentunya harganya lebih miring dibandingkan dengan di ibukota. Untuk suami istri, tentunya tidak ingin melewatkan membeli batik couple atau batik sepasang disini.

Selain daftar tempat wisata diatas, saya juga menyarankan agar lebih sering berjalan kaki dan menggunakan alat transportasi ala Jogja agar pengalaman berbulan madu di kota ini terasa lebih berkesan.

Seperti menggunakan becak dan andong di siang hari untuk lokasi sekitar pusat kota. Berjalan kaki di sore dan malam hari agar lebih merasakan suasana ramah dan ramainya pejalan kaki menikmati sepanjang jalanan Jogja. Dan menggunakan Trans Jogja dan bis lainnya untuk tujuan diluar pusat kota seperti ke candi Prambanan dan candi Borobudur.

Sebelum mengakhiri artikel ‘Bulan Madu di Jogja’ ini, berikut beberapa tips yang bisa saya berikan selama pengalaman berjalan-jalan di Jogja:

  1. pada saat ingin makan disarankan mencari tempat makan yang menuliskan keterangan harga pada menu mereka.
  2. Ketika hendak menaiki becak atau andong, sebisa mungkin sudah mengetahui berapa kisaran harga yang mereka kenakan untuk jarak yang akan ditempuh. Informasi bisa diketahui dari petugas atau penjaga hotel.
  3. Sediakan banyak uang kecil atau uang receh untuk banyaknya seniman yang menghibur.
  4. Rencanakan perjalanan dengan detail hingga pada waktu, jarak tempuh, alat transportasi hingga biaya yang harus dikeluarkan di masing-masing lokasi tujuan.
  5. Pintar-pintarlah menawar pada saat berbelanja, namun juga pada harga yang masih sewajarnya.

Tulisan ini dibuat secara orisinil untuk lomba menulis blog oleh Asia Wisata (https://www.facebook.com/asiawisata).

Advertisements

Read Full Post »

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Proyek Menulis Letters of Happiness : Share your happiness with the Bay Bali & Get discovered! http://www.thebaybali.com

Bali

Bali

Jawaban Kesabaran

Aku yakin jika setiap orang yang ada didunia ini pasti menginginkan kebahagiaan. Tidak ada orang yang mau dan mampu menolak kebahagiaan. Hanya saja tingkat dan bentuk kebahagiaan setiap orang itu berbeda-beda. Seperti diriku yang mungkin berbeda dalam memilih kebahagiaanku sendiri.
Ketika masih sekolah dasar dulu, bahagia untuk kebanyakan anak seusiaku baik laki-laki ataupun perempuan kebanyakan sama bentuknya. Ingin lebih banyak bermain daripada belajar, atau bisa melakukan keduanya sekaligus supaya jauh lebih menyenangkan.
Usia remaja mungkin bentuk kebahagiaannya menjadi berbeda karena beranjak dewasa. Kebanyakan laki-laki dan perempuan pada usia ini sedang senang-senangnya memiliki banyak teman dan juga aktif di banyak kegiatan sekolah. Aku pun juga melakukan hal yang sama.
Saat masa sekolah selesai, hampir semua laki-laki dan perempuan mengharapkan kebahagiaan mereka naik ke tingkat yang lebih tinggi supaya lebih dihargai dan dianggap dewasa. Mereka lalu menempuh pendidikan di universitas bahkan banyak juga yang langsung bekerja, malah melakukan keduanya sekaligus.
Banyak sekali orang yang mengatakan jika sebenarnya kehidupan kita baru dimulai saat berumur dua puluh tahun. Rasa berjuang dalam hidup benar-benar akan terasa semenjak menginjak kepala dua.
Tidak bermaksud menganggap bahwa sepanjang hidup menjelang dua puluh tahun adalah hal yang mudah. Banyak juga perjuangan yang harus dilalui seperti ujian-ujian kenaikan kelas pada saat sekolah dulu.
Tetapi maksud yang kutangkap dari pernyataan itu lebih karena kebanyakan orang belajar untuk mandiri dan tidak bergantung pada orang tua ketika mereka memasuki usia dua puluh tahun. Mereka sudah berani untuk memutuskan apa yang terbaik untuk diri mereka. Dan diharapkan mereka pun juga berani untuk mempertanggungjawabkan hasil dari keputusan mereka tersebut.
Kebahagiaan tingkat ini menjadi beberapa hal yang lebih serius dan fokus. Umumnya, ketika sudah menginjak dua puluh tahun tingkatan kebahagiaannya dimulai dari memiliki pekerjaan, menikah dan memiliki anak. Singkatnya, semua orang cenderung menginginkan tingkat kebahagiaan seperti itu. Termasuk diriku.
Bagi diriku yang semasa kecil merasakan kesenangan untuk menjelajahi setiap sisi imajinasi anak-anak, hidup terasa sangat bahagia. Walaupun pertengkaran dan kekerasan sering terjadi didalam rumah.
Sayangnya, masa remajaku justru sebaliknya. Bahkan ketika menginjak usia dua puluh tahun, kebahagiaan dalam merasakan kebebasan untuk menjalani kehidupan sangat jauh dari jangkauanku. Aturan-aturan yang tidak umum dan berlebihan antara orang tua kepada anaknya membuatku terkekang. Setiap peraturan dilanggar baik sengaja ataupun tidak, itu hanya akan membuat ruang gerakku semakin sempit dan sakit karena kekerasan verbal dan fisik.
Begitu parahnya, sampai-sampai sering memikirkan hal yang tidak berdasar dan bertanggungjawab yang kuanggap dapat menjadi sebuah jalan kebebasan dari semua permasalahan.
Syukurlah aku tidak pernah benar-benar berniat untuk melakukannya. Sekalipun setiap harinya terasa semakin sakit dan perih. Semuanya itu karena aku memiliki sebuah harapan untuk bahagia dengan caraku sendiri. Keyakinan bahwa Allah SWT pasti akan membalas semua kesabaranku dengan kebaikan. Suatu saat aku akan memiliki keluargaku sendiri yang sangat kucintai dan mencintaiku dengan tulus.
Tetapi mencintai seseorang bukanlah hal yang mudah untukku. Selain karena sejarah yang pernah terjadi dalam hidupku, aku kurang memiliki pengalaman dalam memiliki perasaan khusus dengan lawan jenis, aku juga memang tidak mudah tertarik dengan orang lain.
Rasa percaya yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang terhadap sesama hilang sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu, karena seringnya dikhianati oleh anggota keluarga yang seharusnya melindungi dan menjagaku dalam kebaikan.
Rasa traumaku pada ikatan hubungan perpacaran terutama pernikahan tumbuh semakin besar dihati dan pikiranku, hanya karena sebagai anak mendapati bahwa pernikahan kedua orang tuaku pada akhirnya gagal setelah selama hampir dua puluh enam tahun bersama dipenuhi dengan teriakan, kekerasan hingga perselingkuhan.
Tapi aku terus berusaha dan belajar hingga akhirnya bertemu dengan kebahagiaan terbesarku.
Pria itu adalah kebahagiaan terbesarku. Aku memang tidak langsung mengetahuinya. Butuh proses perkenalan dan pertemanan untuk dapat memberikan rasa percaya pada sebuah hubungan. Karena proses untuk percaya sudah sangat sulit bagiku. Tapi aku bisa merasakan sejak awal jika pria ini berbeda, aku bisa mempercayainya bahkan mencintainya.
Namun ternyata, untuk mencapai tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi lagi pun tidaklah mudah. Menjalankan ibadah dan sunnah Rasulullah saja kami harus berusaha lagi lebih giat. Menikahi pilihanku sendiri ternyata tidak memuaskan hati orang tuaku. Bagi mereka termasuk adik perempuanku, materi dan kemapanan adalah dua hal yang juga harus mendasari sebuah pernikahan agar dapat berjalan sukses.
Sedangkan bagiku, bahagia tidaklah semata dilihat dari materi. Sebaik apapun penampilan luar tidaklah penting jika didalamnya ternyata buruk. Seorang pria yang dapat mencintaiku tulus dan bertanggungjawab dalam hidup, bagiku sudah cukup. Asalkan dalam menjalani hidup dengan penuh suka cita dan keikhlasan, semuanya pasti dapat tercapai.
Allah SWT ternyata begitu mengasihi diriku dan calon suamiku, hingga pada akhirnya segala doa yang kami panjatkan selama ini dapat terwujud. Pernikahan menjadi sebuah momen yang tidak akan kami lupakan, terutama dengan semua perjuangan yang mengawalinya.
Begitupun juga dengan keinginan kami untuk menghabiskan waktu bulan madu di pulau dewata. Betapa bahagianya kami menikmati suasana bali disana. Sengaja memilih lokasi hotel yang dekat dengan pantai Nusa Dua. Setiap pagi bergandengan tangan melihat deburan ombak yang berayun-ayun, teringat akan perjalanan panjang cinta kami serta kehidupanku secara pribadi. Ketika malam tiba, kami berbicara dari hati ke hati sambil menikmati menu makan malam Bebek Goreng favorit kami yang nikmat di restoran Bebek Bengil di The Bay Bali.

Bebek Bengil The Bay Bali

Bebek Bengil The Bay Bali

Begitu mesra dan bahagianya. Betapa kami bersyukur atas semua yang telah diberikan-Nya.
Pernikahanku saat ini memang baru akan setahun. Mungkin masih banyak yang harus dipelajari. Mungkin juga masih akan ada banyak tantangan didepan nanti. Tapi aku yakin, kami dapat menghadapi semua dengan baik. Begitupun juga dengan perasaan kami satu sama lain yang akan semakin kuat setiap harinya.
Bagiku, suamiku adalah perwujudan dari banyak doa yang selama ini kupinta pada Allah SWT. Pelengkap diriku dan kehidupanku. Aku sungguh bahagia dan bersyukur karenanya.
Kini kami pun menginginkan anak-anak sebagai pelengkap kebahagiaan dalam kehidupan pernikahan kami. Pengalaman yang sudah pernah kualami akan menjadi pelajaran dan cermin untuk menjadikanku dan suami sebagai orang tua yang jauh lebih baik. Kami pasti akan menyayangi dan membahagiakan anak-anak kami.
Semoga keinginan kami ini dapat segera terwujud untuk melangkah ke tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi lagi.

Read Full Post »