Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘buku’

Aku suka banget baca. Dan seperti biasa, aku juga pengen berbagi dengan semuanya. Coz novel bestseller niy oke banget ide ceritanya. Penggambarannya juga lumayan bagus, enak untuk diikuti alur ceritanya. Di bawah ini resensinya, lumayan bikin penasaran gak? hehe:p

Libri Di Luca; novel tentang perkumpulan rahasia pecinta buku

Oleh, Mikkel Birkegaard, 2007

Libri Di Luca

John Campelli, seorang pengacara sukses tidak pernah mengira akan kembali ke kampung halamannya, Kopenhagen setelah 20 tahun berlalu. Terlebih lagi untuk mewarisi peninggalan ayahnya, Luca Campelli sebuah toko buku tua, Libri di Luca.

Namun ada beberapa hal yang ia tidak mengerti. Kematian Luca yang misterius dan serangan untuk membakar toko buku itu.

Sementara itu, John baru saja mengetahui bahwa toko buku itu menyimpan rahasia yang sangat penting selama bertahun-tahun. Toko buku itu menjadi tempat perkumpulan rahasia pecinta buku. Merekalah yang menjaga tradidi kekuatan besar sejak masa perpustakaan besar Alexandria. Kekuatan itu disebut Lector. Kemampuan untuk membuat orang-orang merasa tergerak dengan apa yang dibacakan pada mereka. Kemampuan itu bisa menjadikan dunia dalam buku terasa nyata dan mengagumkan. Dan juga sebaliknya, di tangan lector yang tidak bertanggung jawab buku dapat menjadi senjata untuk menjerumuskan.

Sekarang, seseorang berusaha menghancurkan perkumpulan itu dan memanfaatkan untuk hal yang tidak baik. Sebagai pewaris sah, John yang tidak menyadari bahwa ia juga seorang lector, berusaha untuk mengungkap misterinya. Ia ditemani oleh Katherina, anggota perkumpulan yang mengidap dyslexia dan Muhammad, imigran ahli teknologi informasi yang hidup dari mengikuti berbagai kontes di internet. Akankah ia berhasil? Ia-kah ‘lector istimewa’ yang memiliki kekuatan lebih besar daripada siapapun  tersebut?

di review oleh, Riffa JP 4 Inspiration

Read Full Post »

Libri Di Luca; novel about secret association of book lovers

By, Mikkel Birkegaard, 2007

Libri Di Luca

John Campelli, a successful lawyer never thought he would return to his hometown, Copenhagen after 20 years passed. Even more to inherit the legacy of his father, Luca Campelli an old bookstore, Libri Di Luca.

But there are some things that he did not understand. Luca’s mysterious death and the attack to burn the bookstore.

Meanwhile, John had just learned that the bookstore was kept an important secret for many years. The bookstore became a secret association of book lovers. They who keep tradition of great power since the big library of Alexandria. It was called lector. The ability to make people feel moved by what they read on. Ability that can make the world in the book seem real and admirable. And otherwise, in the hands of irresponsible lector the book can be a weapon for misleading.

Now, someone tried to destroy it and association to take advantage for bad things. As the legitimate heir, John is not aware that he was a lector, trying to uncover the mystery. He was accompanied by Katherina, members of associations who had dyslexia and Muhammad, information technology experts immigrants who lived from attending various contests on the internet. Will he succeed? Is he the one- ‘special lector’- who has greatest power than anyone else?

Reviews by, Riffa JP 4 Inspiration

Read Full Post »

Wah wah ternyata kita bisa lho menilai apakah seseorang berbohong ato gak :p

Dalam buku ‘ Never Say Lie ’, ‘ Paul Van Houten ‘ berkata cara seseorang mengatakan “gak” dalam situasi tegang, bisa menentukan kesalahan ato sifat innocence-nya. Nah yang dibawah ini jelas tanda-tanda orang sedang berbohong:

Tangkap basah si pembohong

  1. Seseorang yang bilang “gak”, sambil menggerakkan kursinya, dan menyilangkan kakinya.
  2. Seseorang yang bilang “gak” trus langsung melihat ke arah lain, jendela ato titik di tembok.
  3. Yang berkata “gak” trus langsung menutup matanya.
  4. Orang yang kelihatan ragu-ragu trus bilang “gak”.
  5. Orang bilang “gak” sambil menggelengkan kepalanya. Ia membesar-besarkan sesuatu yang udah dikatakan untuk menutup kebohongannya.
  6. Yang bilang “gak” dengan buru-buru dan kelihatan terkejut karena pertanyaan kita.
  7. Seseorang yang bilang “gak”, dan kelihatan memikirkan kata-katanya.
  8. Bilang “gaaaaaaakkkkkkk” dengan waktu dan intonasi yang panjang.
  9. Kata “gak” yang kedengarannya sangat meyakinkan.
  10. Kata “gak” yang kedengaran kayak permintaan maaf.
  11. Kata “gak” plus pandangan dan jeda.
  12. Kata “gak” plus pandangan menyelidik ke penanya.

Read Full Post »