Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘teh’

The art of oolong

Minum secangkir the hangat emang bisa jadi sebuah ritual yang menyenangkan. Selain sebagai minuman relaksasi, teh juga mengandung banyak manfaat yang menyehatkan. Mulai dari menurunkan berat badan sampe mencegah stroke dan kanker, semuanya terdapat dalam setiap seduhannya. Tapi dibalik bermacam-macam jenis teh yang tersedia di pasaran, gak banyak orang yang tahu varian the oolong. Padahal, jenis the yang diproses secara semi fermentasi ini punya beberapa keistimewaan. Teh oolong ini bercita rasa dan beraroma khas, dipetik dari tiga daun teratas yang dipetik tepat pada waktunya dan merupakan minuman alami tanpa tambahan bahan kimia. Teh ini juga punya banyak manfaat kesehatan karena kandungan senyawa polifenol, theanin, mineral, dan alkaloidnya. Dengan seduhan berwarna coklat keemasan, teh oolong juga akan meninggalkan rasa manis di tenggorokan. So, take one cup everyday for a healthy living ^_^”

Advertisements

Read Full Post »

Es Teh Campur

Buat temennya Salad Sehat cocok niy…;p

Es Teh Campur

Kamu perlu:

2 sendok makan daun teh atau 2 kantong teh celup segar

Gula pasir, sesuai selera

Air panas, air dingin, es batu secukupnya

Bubuk kayu manis secukupnya

Irisan buah lemon

Cara bikinnya:

  1. Seduh daun teh atau teh celup ke dalam air panas di gelas besar.
  2. Begitu warnanya merata, tuangkan air teh ke gelas sebanyak ¼ bagian aja.
  3. Campurkan gula sebanyak dua sendok teh untuk masing-masing gelas ( atau sesuai selera), lalu tambahkan air dingin sampe ¾ gelas terisi.
  4. Terakhir, masukkan sedikit perasan buah lemon dan es batu, hingga gelas terisi penuh.

Untuk 6 gelas

Read Full Post »

Mitos teh

Mitos teh

Hmm enaknya…pagi-pagi minum teh panas. Rasanya segar dan menghangatkan:)

Ada banyak mitos yang beredar seputar teh. Yuk kita klarifikasi satu per satu…

  • Teh punya beragam varietas

Salah banget, hanya ada satu tumbuhan teh, yaitu Camellia sinensis. Perbedaan warna dan rasa teh ; Hitam, Hijau dan Oolong (campuran teh hitam dengan teh hijau) bergantung dari berapa lama daun-daun teh diproses. Untuk teh hitam, daun teh dibiarkan dijemur di udara terbuka, atau mengalami oksidasi. Teh Hijau sangat sedikit mengalami pemrosesan demi menjaga warna serta citra rasa.

  • Teh herbal adalah teh

Salah! Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa teh berasal dari tumbuhan Camillia sinensis. Teh herbal terbuat dari tumbuhan lain sebagai contoh biji-bijian yang berasal dari Afrika Selatan.

  • Teh mampu melawan sel kanker

Benar! Riset membuktikan bahwa teh mempunyai kekuatan besar melawan sel kanker pada binatang pengerat, demikian profesor Jeffrey Blumberg, seorang ahli nutrisi dari the Antioxidants Research Laboratory di Tufts University, Amerika Serikat. Data mengenai hal ini terhadap manusia masih diragukan. Namun benar bahwa teh dapat mengurangi resiko serangan jantung, tambah Blumberg. Catechins, dari flavonoid-lah yang membuat teh baik bagi kesehatan. Flavonoid adalah senyawa tumbuhan yang dikenal dengan nama phytochemicals. Di dalam daun teh inilah terkandung catechins dalam jumlah banyak.

  • Teh Hitam mengandung kafein yang lebih tinggi dibandingkan Teh Hijau

Salah! Perbedaan antara Teh Hitam dengan Teh Hijau terletak pada pemrosesannya, yang mana tidak berpengaruh terhadap kandungan kafein. Oleh karena keduanya berasal dari tumbuhan yang sama, maka kandungan kafeinnya pun sama.

  • Mitos: Anda bisa meng-decaffein teh biasa

Salah! Seduh teh dalam air panas selama 30 detik, angkat dari air, dan ulangi lagi. Teknik meng-decaffein ini pun tidak menghasilkan apapun. Kalaupun berhasil, tidak hanya mengurangi kandungan kafein, tapi juga mengeliminir catechins dan flavonoids, yang cenderung dikeluarkan pada 30 detik pertama.

  • Mitos: Mengkonsumsi Teh Hijau dapat melangsingkan badan

Salah! Beberapa peneliti menyimpulkan bahwa kafein dan EGCG—zat catechin aktif yang terdapat di dalam teh—dapat bekerja secara simultan untuk membakar lemak. Namun penelitian lanjutan yang mencengangkan membuktikan bahwa hasilnya sangatlah minim yang bisa hilang bahkan sebelum kita menghabiskan setengah buah Oreo, jelas Blumberg. Tapi, teh mengandung nol kalori apabila tidak ditambahkan susu, madu atau gula. Sehingga walaupun teh tidak menambah metabolisme tubuh, teh berpengaruh baik bagi tubuh.

  • Mitos: Menambahkan susu dapat menghilangkan khasiat teh

Mungkin ya mungkin tidak! Hanya ada satu penelitian yang menyatakan bahwa menambahkan susu dapat menghalangi kemampuan tubuh untuk menyerap kandungan catechin yang ada di dalam teh. Hal ini masih dalam perdebatan, lanjut Blumberg.

  • Mitos: Restoran mengerti cara menyajikan teh

Apabiladisuguhi secangkir air panas dengan kantung teh di sebelahnya, maka kita akan berusaha membuat kantung teh agar tidak mengambang menggunakan sendok atau bahkan yang lebih buruk dengan jari Anda!
“Masukkan kantung teh ke dalam cangkir kemudian tuang air panas,” ujar Mark Ukra penulis “The Ultimate Tea Diet” (Collins Living). Ukra juga menambahkan bahwa apabila suka menikmati teh dengan susu maka tuangkan susu terlebih dahulu, kantung teh kemudian air panas. Ada juga yang menambahkan susu setelah dituang air panas. Rebus air selama 3-5 menit untuk Teh Hitam. Untuk Teh Hijau, gunakan air panas yang hampir mendidih.

Read Full Post »